Dari sebuah
Vespa tua.
Seumpama Bunga mulai dari hal kecil: satu Vespa tua, satu mesin kopi, dan niat sederhana untuk punya tempat kumpul yang nyaman di Tigaraksa.
Nggak ada rencana besar di awal. Cuma modal nekat, playlist yang itu-itu aja, dan keyakinan kalau kopi enak plus tempat yang jujur — apa adanya — bakal nemuin orangnya sendiri.
Sekarang, di bawah lampu-lampu gantung dan tembok penuh poster, Vespa itu masih berdiri di sudut kedai. Bukan sekadar dekorasi — pengingat dari mana semua ini dimulai.